ANALISIS MANAJEMEN REKAM MEDIS DI PUSKESMAS SOREANG KABUPATEN BANDUNG
DOI:
https://doi.org/10.26874/jkkes.v19i1.297Abstrak
Rekapitulasi presentase ketidaklengkapan pengisian berkas rekam medis di Puskesmas Soreang Kabupaten Bandung pada tahun 2019 sebesar 52,13%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pelaksanaan manajemen rekam medis di Puskesmas Soreang. Jenis penelitian deskriptif kualitatif, jumlah informan dalam penelitian ini 5 orang yaitu kepala puskesmas, kepala tata usaha, petugas rekam medis, dokter, perawat yang bertugas melaksanakan kegiatan pengelolaan rekam medis. Teknik dan metode pengumpulan data menggunakan pedoman observasi dan pedoman wawancara. Manajemen rekam medis di Puskesmas Soreang didukung dari mulai input yang terdiri dari man, money, material, machines, method, sedangkan proses terdiri dari registrasi pasien, assembling, coding, indexing, filling dan retensi. Output adalah tertib pengelolaan rekam medis di Puskesmas Soreang. Hasil penelitian menunjukan manajemen rekam medis perlu dimaksimalkan dalam pengisian berkas rekam medis. Secara kuantitas petugas mencukupi namun belum maksimal dalam pelaksanaan pengelolaan rekam medis. standar operasional prosedur sudah ada namun dalam pelaksanaannya belum sesuai dengan standar operasional prosedur. Saran dalam permasalahan pengelolaan rekam medis ini adalah pemberlakuan kedisiplinan dan kepatuhan bagi petugas untuk meningkatkan kelengkapan berkas data rekam medis di Puskesmas Soreang.
Kata kunci : Manajemen, Rekam Medis, Puskesmas##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 JURNAL KESEHATAN KARTIKA

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.







