GEOMETRIC PUZZLE DAN ART THERAPY (PLATE ART COLLAGE) UNTUK MENINGKATKAN KONSENTRASI DAN INTERAKSI SOSIAL ANAK RETARDASI MENTAL DI SLB BC YATIRA
DOI:
https://doi.org/10.26874/jkkes.v18i3.281Kata Kunci:
Pendidikan Kesehatan, E-Modul, Pengetahuan, Sikap dan StuntingAbstrak
Latar belakang: Retardasi mental merupakan keterbelakangan fungsi intelektual dan perilaku adaptif, yang terjadi pada masa perkembangan anak. Salah satu gangguan anak retardasi mental adalah kesulitan berkonsentrasi. Anak retardasi mental juga relatif minim berinteraksi, karena tidak dapat melakukan komunikasi dua arah dengan teman sebayanya dan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan konsentrasi dan interaksi sosial anak menggunakan Geometric Puzzle dan Art Therapy (Plate Art Collage). Metode penelitian: Desain penelitian ini menggunakan pra-eksperimental one group pre-post test. Total sampel sebanyak 24 orang sesuai kriteria inklusi melalui teknik total sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner Attention Checklist (ACL) dan Social Skills Rating Scales-Teacher Form (SSRS-T). Uji statistik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu uji McNemar dan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Berdasarkan hasil analisis dalam mengukur konsentrasi sebelum dan sesudah diberikan intervensi (p=0,002), dan hasil analisis dalam mengukur interaksi sosial sebelum dan sesudah diberikan intervensi (p=0,001). Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa terapi bermain geometric puzzle dan art therapy (plate art collage) memiliki pengaruh bermakna terhadap konsentrasi dan interaksi sosial pada anak retardasi mental. Saran : Melalui penelitian ini, diharapkan para peneliti selanjutnya dapat menilai kecepatan dan penalaran anak-anak retardasi mental sehubungan dengan aktivitas yang dilakukan.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 JURNAL KESEHATAN KARTIKA

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.







